Tuesday, March 24, 2026
ukmmu.com
  • Home
  • Opinion
  • Editorial
  • Culture
  • Global
  • Essay
  • Letters
  • Sports
  • Education
No Result
View All Result
ukmmu.com
  • Home
  • Opinion
  • Editorial
  • Culture
  • Global
  • Essay
  • Letters
  • Sports
  • Education
No Result
View All Result
ukmmu.com
No Result
View All Result
KONSEP KOPERASI 5.0 DALAM DUNIA DIGITALISASI: MASALAH KLASIK DAN HARAPAN (Pertama)

KONSEP KOPERASI 5.0 DALAM DUNIA DIGITALISASI: MASALAH KLASIK DAN HARAPAN (Kedua)

Tulisan Bagian Kedua

redaksiukmmu@gmail.com by redaksiukmmu@gmail.com
23 January 2026
in Essay
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Radite Ranggi Ananta

(..Lanjutan Bagian Pertama)

You might also like

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Keempat)

23 January 2026
Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Ketiga)

23 January 2026

Begitu kakunya aturan koperasi, sehingga terdapat kendala untuk dapat mengejar inovasi atau menjadi wadah aneka ragam bisnis sebagaimana dilakukan perusahaan konglomerat dalam waktu singkat. Badan usaha berupa koperasi sangat
cocok untuk menampung kegiatan dari sekumpulan pengusaha sejenis untuk mencapai skala ekonomis, antara lain kerajinan, komoditas, peternak, dan sebagainya.

UU Koperasi sangat tepat mengatur sistem kerja usaha kolektif tersebut dengan dasar nafas kekeluargaan, kemajuan bersama, dan dinikmati bersama. Dengan mensyaratkan minimal anggota koperasi adalah 20 orang, koperasi sangat cocok menjadi wadah kumpulan usaha perorangan atau berperan sebagai agregator.

Tantangannya adalah bagaimana cara mengumpulkan setoran dari anggota apabila koperasi tersebut ingin memiliki sebuah proyek besar seperti pembangkit listrik atau pabrik mobil. Jika koperasi tersebut masih baru, akan menjadi kendala tersendiri. Tidak mudah untuk menyatukan visi dan misi serta keinginan 20 orang berduit tersebut menjadi satu tekad bulat.

Di sinilah hambatan yang dihadapi oleh badan usaha koperasi, sehingga dalam kasus tersebut mayoritas pelaku usaha lebih suka membentuk CV atau PT yang lebih mudah dalam mengatur pengambilan keputusan. Lain halnya jika sebuah koperasi telah berjalan lama dan mampu memupuk modal cadangan yang signifikan. Namun sejauh pengamatan saya, di Indonesia belum ada sebuah
koperasi yang berhasil memiliki bisnis besar dan eksistensinya diperhitungkan di tengah masyarakat.

Dengan memahami karakteristik koperasi, mestinya koperasi dapat menjadi salah satu pemain bisnis yang sejajar dengan BUMN atau usaha swasta. Namun eksistensi BUMN dan swasta saat ini tidak mungkin dikecilkan dalam rangka membesarkan koperasi. Ketiga pelaku usaha tersebut memiliki khittah dan karakteristik masing-masing. Salah satu karakter BUMN adalah mengelola
kekayaan alam untuk menciptakan kemakmuran rakyat.

(Lanjut Bagian Ketiga…)

redaksiukmmu@gmail.com

redaksiukmmu@gmail.com

Related Stories

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Keempat)

by redaksiukmmu@gmail.com
23 January 2026
0

Oleh: Burhanuddin Robbany (..Lanjutan Bagian Ketiga) Bertransformasi Menjawab Tantangan Zaman Setelah melihat faktor kondisi dan keperluan akselerasi antara koperasi dan...

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Ketiga)

by redaksiukmmu@gmail.com
23 January 2026
0

Oleh: Burhanuddin Robbany (..Lanjutan Bagian Kedua) Perlu Intervensi Pemerintah Dalam upaya untuk membangun ekonomi yang lebih maju. Koperasi perlu mendapatkan...

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Kedua)

by redaksiukmmu@gmail.com
23 January 2026
0

Oleh: Burhanuddin Robbany (..Lanjutan Bagian Pertama) Koperasi Dianggap Usang Era industrialisasi yang semakin membesar melahap seluruh sektor ekonomi. Bidang-bidang ekonomi...

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

by redaksiukmmu@gmail.com
23 January 2026
0

Oleh: Burhanuddin Robbany Koperasi sangat diharapkan dapat menjadi soko guru perekonomian. Sebagai usaha ekonomi kerakyatan yang berasaskan kekeluargaan dan gotong royong,...

Next Post
KONSEP KOPERASI 5.0 DALAM DUNIA DIGITALISASI: MASALAH KLASIK DAN HARAPAN (Pertama)

KONSEP KOPERASI 5.0 DALAM DUNIA DIGITALISASI: MASALAH KLASIK DAN HARAPAN (Ketiga)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Restaurants will never be the same. They shouldn’t be

7 December 2025

Indonesia could reopen Bali beaches to foreigners by end of july

29 November 2025

Popular Story

  • How big data helping transform public transport system

    585 shares
    Share 234 Tweet 146
  • AYAM GONGSO PAK KUL

    585 shares
    Share 234 Tweet 146
  • Bringing yoga, peace and wellness to your home

    585 shares
    Share 234 Tweet 146
  • KONSEP KOPERASI 5.0 DALAM DUNIA DIGITALISASI: MASALAH KLASIK DAN HARAPAN (Kedua)

    585 shares
    Share 234 Tweet 146
  • Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

    585 shares
    Share 234 Tweet 146
ukmmu.id

Kami hadir sebagai media umkm terkemuka, untuk menyajikan kabar seputar umkm terdepan terpercaya dan terkemuka

  • Contact Us

© 2026 Media UMKM Terdepan

No Result
View All Result
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Media UMKM Terdepan