Tuesday, March 24, 2026
ukmmu.com
  • Home
  • Opinion
  • Editorial
  • Culture
  • Global
  • Essay
  • Letters
  • Sports
  • Education
No Result
View All Result
ukmmu.com
  • Home
  • Opinion
  • Editorial
  • Culture
  • Global
  • Essay
  • Letters
  • Sports
  • Education
No Result
View All Result
ukmmu.com
No Result
View All Result
KONSEP KOPERASI 5.0 DALAM DUNIA DIGITALISASI: MASALAH KLASIK DAN HARAPAN (Pertama)

KONSEP KOPERASI 5.0 DALAM DUNIA DIGITALISASI: MASALAH KLASIK DAN HARAPAN (Pertama)

Tulisan Bagian Pertama

redaksiukmmu@gmail.com by redaksiukmmu@gmail.com
23 January 2026
in Essay
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Radite Ranggi Ananta

Setiap kali menjelang Hari Koperasi pada 12 Juli, diskusi mengenai peran dan kemajuan koperasi selalu menjadi topik hangat di berbagai kalangan. Terlebih lagi, di tengah maraknya perusahaan rintisan (startup) dan inovasi, khususnya oleh generasi milenial, peran koperasi sangat dinantikan dalam dinamika tersebut.

You might also like

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Keempat)

23 January 2026
Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Ketiga)

23 January 2026

Menurut UU Koperasi No. 25/1992, masih terdapat beberapa kendala dalam menjalankan usaha dalam wadah koperasi. Salah satunya adalah koperasi harus didirikan minimal oleh 20 anggota, dan aktivitas koperasi baru bisa dilaksanakan setelah akta pendirian disahkan secara resmi oleh otoritas berwenang.

Selain itu, prinsip satu kepala satu suara dalam rapat anggota menjadi kendala lain bagi anggota koperasi yang memiliki modal besar tetapi menginginkan penguasaan terhadap jalannya perusahaan. Dalam koperasi, nilai setoran modal
tidak mewakili jumlah suara seperti pada perseroan terbatas, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi koperasi untuk mencari modal dari pasar saham.

Dengan maraknya perusahaan rintisan dan inovasi oleh kaum milenial, semakin terbukti bahwa untuk memulai sebuah bisnis, prinsip yang terpenting adalah model bisnis dan produk atau jasa yang akan dihasilkan. Produk atau jasa tersebut harus unik, kompetitif, dan dibutuhkan konsumen, baik sebagai produk komplementer atau menciptakan konsumen baru.

Bagi pemilik perusahaan yang ingin mempertahankan dominasi kepemilikannya setelah ekspansi, pilihan pertama untuk mencari sumber tambahan modal yang paling murah adalah dengan mengajak mitra untuk menyetor saham. Jika masih memerlukan tambahan dana, dapat dilakukan dengan mencari pinjaman perbankan atau menerbitkan obligasi. Itulah resep generik yang menjadi pola pengembangan bisnis modern saat ini.

Bagi koperasi, cukup sulit untuk bersaing dengan badan usaha lain dalam melakukan inovasi atau pemupukan modal. Modal koperasi masih berasal dari iuran anggota atau dari pinjaman pihak lain. Masih dalam pemikiran bagaimana sebuah koperasi nantinya dapat melakukan penambahan modal melalui penerbitan saham perdana ke publik (IPO).

(Lanjut Bagian Kedua)

redaksiukmmu@gmail.com

redaksiukmmu@gmail.com

Related Stories

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Keempat)

by redaksiukmmu@gmail.com
23 January 2026
0

Oleh: Burhanuddin Robbany (..Lanjutan Bagian Ketiga) Bertransformasi Menjawab Tantangan Zaman Setelah melihat faktor kondisi dan keperluan akselerasi antara koperasi dan...

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Ketiga)

by redaksiukmmu@gmail.com
23 January 2026
0

Oleh: Burhanuddin Robbany (..Lanjutan Bagian Kedua) Perlu Intervensi Pemerintah Dalam upaya untuk membangun ekonomi yang lebih maju. Koperasi perlu mendapatkan...

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Kedua)

by redaksiukmmu@gmail.com
23 January 2026
0

Oleh: Burhanuddin Robbany (..Lanjutan Bagian Pertama) Koperasi Dianggap Usang Era industrialisasi yang semakin membesar melahap seluruh sektor ekonomi. Bidang-bidang ekonomi...

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

by redaksiukmmu@gmail.com
23 January 2026
0

Oleh: Burhanuddin Robbany Koperasi sangat diharapkan dapat menjadi soko guru perekonomian. Sebagai usaha ekonomi kerakyatan yang berasaskan kekeluargaan dan gotong royong,...

Next Post
KONSEP KOPERASI 5.0 DALAM DUNIA DIGITALISASI: MASALAH KLASIK DAN HARAPAN (Pertama)

KONSEP KOPERASI 5.0 DALAM DUNIA DIGITALISASI: MASALAH KLASIK DAN HARAPAN (Kedua)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Restaurants will never be the same. They shouldn’t be

7 December 2025

Indonesia could reopen Bali beaches to foreigners by end of july

29 November 2025

Popular Story

  • How big data helping transform public transport system

    585 shares
    Share 234 Tweet 146
  • AYAM GONGSO PAK KUL

    585 shares
    Share 234 Tweet 146
  • Bringing yoga, peace and wellness to your home

    585 shares
    Share 234 Tweet 146
  • KONSEP KOPERASI 5.0 DALAM DUNIA DIGITALISASI: MASALAH KLASIK DAN HARAPAN (Kedua)

    585 shares
    Share 234 Tweet 146
  • Industrialisasi Koperasi: Upaya Menjawab Tantangan Zaman (Pertama)

    585 shares
    Share 234 Tweet 146
ukmmu.id

Kami hadir sebagai media umkm terkemuka, untuk menyajikan kabar seputar umkm terdepan terpercaya dan terkemuka

  • Contact Us

© 2026 Media UMKM Terdepan

No Result
View All Result
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Media UMKM Terdepan